KPI Aceh Tegur Keras CNN Terkait Wawancara Hijab Pramugari

Komisioner KPI Aceh, Munandar

Canindonesia.com  (BandaAceh)  Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh hari ini, Rabu (7/12/2018) melayangkan surat teguran kepada CNN Indonesia atas insiden pelanggaran pada Program siaran CNN Indonesia Prime News yang ditayangkan oleh Transvition pada tanggal 1 Februari 2018 pukul 19.30 wib yang dipandu oleh presenter  Indra Maulana.

Surat teguran yang ditanda tangani ketua KPI Aceh, M. Hamzah, M.Com disampaikan kepada Televisi swasta dimaksud berkaitan dengan adanya dugaan pelanggaran dalam siaran program tersebut atas Pedoman Perilaku Penyiaran komisi Penyiaran Tahun 2012 pasal 6, asal 8, pasal 22 ayat (2), pasal 35 huruf (b), dan pasal 27 ayat (3) serta standard Program Siaran Komisi Penyiaran Indonesia tahun 2012 pasal 40 huruf (a).

brainking
Surat teguran KPI Aceh

CNN dianggap tidak memahami konteks dan konstruksi hukum yang ada pada Qanun yang berlaku di Aceh, sehingga wawancara itu tidak mencerminkan penghormatan atas keyakinan , keunikan dan kearifan lokal masyarakat setempat.

Sikap arogan dan menghakimi reporter ini berbuntut panjang dengan banyaknya laporan masyarakat yang mendesak agar KPI Aceh menegur keras tayangan yang dianggap tidak profesional itu.

Komisioner KPI Aceh, Munandar S. PdI,  MSW, menyatakan bahwa arus desakan begitu deras sehingga KPI Aceh menganggap ini serius untuk ditindak lanjuti.

“KPI Aceh tentu segera merespon setiap laporan masyarakat yang kiranya telah mengusik kearifan lokal dan hukum positif masyarakat Aceh dengan melakukan langkah-langkah penting berupa surat teguran keras kepada televisi swata itu. Ini juga menjadi pembelajaran agar media Penyiaran tidak arogan dan bersikap tendensius terhadap isu yang berhubungan dengan Aceh dan hukum syariat yang berlaku di propinsi ini.” kata Munandar saat dimintai pendapatnya hari ini di Banda Aceh

Menurutnya, sikap reporter CNN dalam kasus ini keluar dari etika dan profesionalitas media penyiaran. 

Munandar juga meminta agar semua pihak proaktif mendukung sikap masyarakat Aceh bersama KPI Aceh ini sebagai preseden yang harus menjadi pelajaran bagi semua.

Sebelumnya diberitakan televisi swasta CNN Indonesia melakukan wawancara langsung melalui telpon dengan Mawardi Ali sebagai Bupati Aceh Besar terkait surat yang dikeluarkan pemerintahan Aceh Besar kepada maskapai penerbangan untuk menerapkan kewajiban menutup aurat saat berada di kabupaten Aceh Besar. Aturan tersebut tertuang dalam surat yang ditandatangani Bupati Aceh Besar Mawardi Ali, dan mulai diberlakukan 18 Januari silam. Dalam surat yang dikirimkan tersebut semua maskapai agar menghormati syariat Islam yang berlaku di Aceh sesuai Undang-undang nomor 44 tahun 1999 tentang penyelenggaraan keistimewaan Provinsi Daerah Istimewa Aceh.

Dalam wawancara itu, awalnya reporter CNN menanyakan soal kewajiban hijab bagi pramugari, namun dialog dengan Bupati Aceh Besar via sambungan telepon tersebut mendadak agak panas  setelah Bupati Aceh Besar Ali Mawardi menilai sang reporter tidak mengerti hukum Islam yang diterapkan di Aceh.

“Wajib itu kan di daerah Aceh, adinda, susah nih menjelaskannya, Kamu nggak ngerti hukum Islam,”kata Mawardi Ali.

“Apa maksud Anda tidak mengatakan belum mengerti hukum, berarti Anda menuding lagi, Anda menjawab saja pertanyaan,”desak reporter tersebut yang diakhiri putusnya sambungan telepon. 

 

 

 

 

 

En Harais Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *