by

Korespondensi dengan Seorang Sontoloyo

-Politik-13 views

Oleh Musmarwan Abdullah 

Karena besok libur kerja, malam ini aku memutuskan untuk berkorespondensi panjang lebar dengan teman-teman yang ada di jejaring pertemanan sosial.

“Kita sudah bertahun-tahun berinteraksi via internet. Bolehkah suatu hari aku menunjukkan keaslian diriku padamu?” tulisku melalui chat messenger pada seorang cewek teman mayaku.

Dia menjawab, “Aku tidak membutuhkan fakta dirimu. Aku mencintaimu dengan segala kemayaanmu. Aku tidak mau merusak fantasiku tentang dirimu dan fantasimu tentang diriku. Aku tidak secantik kalimat-kalimat dalam chatinganku selama ini,” tulisnya.

Aku membalas, “Aku pun tak setampan jalinan kata-kata di chatinganku selama ini.”

“Ya,” jawabnya. “Aku yakin, kamu pasti tidak tampan orangnya. Sebab kalau kamu tampan, kamu pasti lebih sibuk di dunia nyata.”

Dijawab begitu, wajahku yang tadi segar-bugar langsung berubah bagai tampang warga sebuah daerah yang pernah disebutkan Pak Prabowo. Kemudian—lantaran kesal dijawab begitu—aku langsung menggerutu dengan sebuah kata yang pernah diucapkan Pak Jokowi.

Comment

News Feed